Perbandingan LPI & PSSI

image

PSSI hingga kini masih menganggap keberadaan Liga Primer Indonesia sebagai sesuatu yang ilegal. Tapi LPI tetap penting untuk dinanti karena akan jadi perbandingan untuk kompetisi ISL milik PSSI.

 

PSSI bersikeras tak akan pernah mengakui LPI sebagai kompetisi yang sah. Malah organisasi sepakbola tertinggi di Tanah Air itu menganggap LPI banci.

Meski ditentang PSSI, dukungan untuk LPI tetap mengalir. Apalagi alasan yang dipakai PSSI untuk melarang LPI dinilai tak berdasar. detik.com

Dalam akun situs jejaring sosialnya, pendiri grup PSSI Tandingan Ian Rajagukguk membeberkan perbandingan antara Liga Super Indonesia (LSI) dengan Liga Premier Indonesia (LPI). Berikut perbandingannya :

image

Liga Super Indonesia (LSI)
LSI dengan payung PSSI.
Afiliasi regional: AFC
Afiliasi Internasional : FIFA

– Struktur Saham:
Yayasan: 5 persen
Klub: 0 persen
PSSI: 95 persen

– Pembagian Hak Siar TV :
Hanya uang kompensasi siaran langsung : 0 persen

– Pembagian Sponsor Utama : 0 persen
Keuntungan : 100 persen untuk PSSI/PT Liga Indonesia

– Wasit : Lokal
– Sumber Dana : APBD
– Badan Yudisial : Komdis dan Komding PSSI
– Peserta : 18 klub
– Sponsor : PT. Djarum (Rp.41.5 milliar)
– Hadiah : rp.1,5 milliar

image

Liga Premier Indonesia (LPI)
LPI: dengan payung PSSI
Afilliasi Regional: AFC
Afiliasi Internasional: FIFA

– Struktur Saham:
Yayasan: 100 persen klub

– Pembagian Hak Siar TV:
Klub: 100 persen

– Pembagian Sponsor Utama :
Klub: 100 persen

– Keuntungan:
Share Klub Peserta: 80 persen
Untuk Pembinaan: 20 persen

– Wasit: Asing (2 tahun)
– Sumber Dana: Investasi Rp.15-20 milliar per klub
– Badan Yudisial: Komdis dan Komding LPI
– Peserta: 18-20 klub
– Sponsor: Konsorsium investor
– Hadiah: 5 milliar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please enter Google Username or ID to start!
Example: clip360net or 116819034451508671546
Title
Caption
File name
Size
Alignment
Link to
  Open new windows
  Rel nofollow